Cara Terbaik Untuk Merawat Gigi Bagi Kesehatan Mulut Anak

Cara Terbaik Untuk Merawat Gigi Bagi Kesehatan Mulut Anak

Meski penyakit mulut mudah dicegah, masih banyak anak yang mengalami kerusakan gigi. Anak-anak seperti itu sering mengalami rasa sakit, sulit tidur, dan terkadang menjalani perawatan gigi besar – seperti pencabutan gigi dengan anestesi umum.

Ketika seorang anak mengalami gigi berlubang pada usia yang jauh lebih muda, dapat diasumsikan bahwa ia juga akan mengalami gigi berlubang saat gigi permanennya tumbuh. Untuk alasan ini, sangat penting bagi anak-anak untuk memiliki kebiasaan kebersihan mulut yang baik saat mereka masih sangat kecil.

Makan Makanan yang Tepat

Anak-anak sebaiknya mengonsumsi berbagai makanan bergizi, terutama di masa kanak-kanak ketika mereka masih dalam masa pertumbuhan. Ini adalah waktu ketika perilaku makan mereka terbentuk. Sangat penting untuk mendorong anak-anak agar memiliki kebiasaan makan yang sehat yang dapat membawa pada kesehatan dan kesejahteraan mulut yang baik.

Berikan anak-anak makanan bergizi yang berbeda seperti buah-buahan, sayuran, yogurt alami, dan daging. Jangan memberi mereka camilan di sela-sela waktu makan, karena ini adalah usia yang paling rentan, ketika mereka bisa berlubang.

Dorong mereka untuk minum banyak air (dari minimal 1 liter / hari hingga maksimal 2 liter / hari), terutama jika Anda tinggal di area dengan fluorida, untuk melindungi gigi dari gigi berlubang.

Usahakan untuk mengurangi asupan minuman manis seperti soda, minuman energi, jus buah, dan sirup pada anak Anda, karena minuman manis ini dapat menyebabkan kerusakan gigi. Kurangi konsumsi minuman manis, khususnya di sela waktu makan.

Sikat gigi Anda dengan benar.

Menyikat gigi dengan teknik yang benar merupakan suatu keharusan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Menjaga kebersihan mulut yang baik pada usia dini dapat mengurangi risiko tertular penyakit gusi di usia lanjut. Ajari mereka untuk menyikat gigi setidaknya dua kali sehari – di pagi dan sore hari, serta setelah makan.

Bayi disarankan untuk menggunakan sikat gigi yang lembut, dan untuk anak-anak berusia 18 bulan sampai 6 tahun menggunakan pasta gigi (dalam jumlah seukuran kacang polong) dengan sedikit fluorida.

Awasi anak Anda (sampai usia 7 tahun) setiap kali dia menyikat gigi. Daripada membilas pasta gigi, dorong anak Anda untuk meludahkannya.

Amati Keamanan saat Bermain

Kapanpun anak Anda bermain olahraga kontak seperti kriket, sepak bola atau hoki, ketika mulut mereka lebih rentan terhadap cedera, ia harus menggunakan pelindung mulut selama permainan dan latihan. Pelindung mulut sering dipakai saat berolahraga, sedangkan aktivitas lain juga membutuhkan pelindung wajah atau helm.

Praktikkan Kebiasaan Sehat di Usia Dini

Akan bermanfaat bagi anak-anak untuk mengembangkan kebiasaan sehat sejak dini. Kebiasaan seperti menyikat gigi secara teratur, makan makanan bergizi dan mengunjungi dokter gigi secara teratur memungkinkan mereka menjaga kesehatan mulut dengan baik.

Begitu gigi pertama anak Anda tumbuh hingga usia 1 tahun, ia harus memeriksakan kesehatan mulutnya. Berdasarkan kesehatan mulut anak, dokter gigi / dokter anak akan merekomendasikan kapan harus mengunjungi klinik gigi.

Kapanpun ada masalah gigi, segera ke dokter gigi untuk memeriksakannya. Jadikanlah kunjungan gigi sebagai bagian dari rutinitas normal anak Anda. Buatlah janji dengan dokter gigi di pagi hari, saat anak Anda belum merasa lelah.